Hell

I give myself a moment of silence

whenever I’m thinking of the times that just passed

Without me being conscious enough of breathing in and out

so I pay attention more attentively to the sound of my stop

and the noise of the grass I step on

and the wind that touches my eyelashes

and the smell of anything I can’t quite describe

and the person who walks beside me

and the person who used to be there

but I don’t remember who

Who the hell am I?

Ep1 – A Place Further than the Universe

Tamaki Mari has a roster of what she wants to do during high school: skip class once, going on a journey, and get the most of the youth. They were only a to-do-list until she realized that she never did anything particular in her school life and now she’s in 2nd grade.

She told her best friend that she wanted to skip class the next day and her friend said it’s not big a deal. (INDEED! WHO HASN’T SKIPPED CLASS DURING HIGH SCHOOL? Tamaki can’t relate) But her friend agreed to help Tamaki making excuse to the teacher if she happens to ditch the class. This implies that Tamaki is a dandy high school student.

The designated day comes. Tamaki woke up earlier than usual and brought bigger bag to school. She planned to change to casual clothes once she arrived at the train station. It was raining that day and she chickened out just before the train. There’s too many things and places she wanted to do and go. But, she was too scared and decided to go to school instead.

At her way home, she encountered a girl rushing to catch the train. The encounter wasn’t like a meeting but the girl dropped her stuff and when Tamaki tried catching her, the train already took off. Tamaki checked what’s inside the envelope and she was surprised to see a big amount of cash in her hand.

She didn’t bring it to the police, instead she brought it to school the next day. She told her friend that she happened to catch a glimpse of the uniform the girl was wearing and it was their schools’. The girl has a pretty long hair and a decent perfume.

The investigation began. Tamaki and her friend went classroom by classroom to see whether the girl described by Tamaki is really their schoolmate. Tamaki was by herself when suddenly she smelled the perfume she recognized. The girl ran to the toilet. Tamaki followed her and found her crying inside the booth. Tamaki waited for her to come out and then told her about the envelope she found the previous day.

The girl told the big picture about the 1 million yen inside the envelope. It was her money to go to Antarctic. She wanted to find her mother who went missing there. Her mother wrote the book the place further than the universe.

Tamaki told her friend about that and their story was heard by a cashier girl in the konbini. Who is she? We don’t know yet.

The next day Tamaki helped the girl from being annoyed by two girls who wanted her money. Tamaki and the girl talked more about the journey to Antarctic where Tamaki wanted to encourage her. The girl invited Tamaki to join her. She wants Tamaki to come to the exhibition of S cruise as a means that she really supports her. Will Tamaki say yes? Anyway, Tamaki planned to see the exhibition. What’s more to come?

Tokyo Ghoul S1 Ep1

Karakter

  • Kaneki Ken
  • Nagachika Hideyoshi
  • Kirishima Toka
  • Kosaka Yoriko
  • Kamishiro Rize
  • Yamori Jason
  • Manajer Yoshimura
  • Nishio Nishiki
  • Dokter Kano
  • Yoshida Kazuo

Plot

Distrik 20, Aqua Building. Rize sedang makan buruannya dan saat itu Jason datang. Mereka hampir bertarung dan Jason sudah siap dengan kagunenya. Tetapi, Rize berhasil mengambil senjata Jason dan dibuang.
Hide dan Ken sedang mengobrol di kafe Anteiku soal rencana kencan. Ken mencoba untuk mendekati Rize dan seketika melihat buku yang dibaca oleh Rize adalah karangan Takatsuki Sen (pengarang favorit Ken). Akhirnya mereka berencana berkencan di toko buku minggu depannya.
Little did Ken know bahwa Rize adalah ghoul. Rize kemudian menjebaknya dengan minta diantar pulang karena takut. Di jalan, Toka yang baru pulang sekolah bersama Yoriko melihat Rize dan Ken masuk ke jalan sempit menuju tempat konstruksi.
Terjebaklah Ken dengan tipu daya Rize. Rize berpura-pura menyatakan perasaannya dan tiba-tiba mengeluarkan kagune. Rize mulai menggigit bahu Ken dan melempar-lemparkan Ken dengan kagunenya. Karena mereka ada di tempat konstruksi, tiba-tiba ada bagian yang terlepas dari atas dan sialnya menimpa tepat ke tubuh Rize. Rize pun mati. Lalu, keduanya dibawa ke rumah sakit.
Tak disangka, reruntuhan malam itu juga mengenai Ken sehingga membutuhkan donor organ dalam. Organ dalam yang dicangkokkan ke tubuh Ken adalah milik Rize.
Sejak operasi, Ken tidak doyan makan karena merasa makanan itu tidak enak di lidahnya. Sejak pulang dari RS, Ken bertanya-tanya apakah kejadian malam itu bersama Rize itu mimpi atau bukan. Saat sampai rumah, ia melihat ada bingkisan dari Hide, berisi hamburger (kesukaan Ken) dan ucapan selamat atas kesembuhannya. Di rumah, ia mendengar berita di TV soal keanehan ghoul yang suka makan danging manusia dan tidak bisa makan seperti manusia biasa. Ken pun menyadari sesuatu dan mencoba memakan hamburger dari Hide. Ken memuntahkan semuanya.
Satu hari Ken keluar untuk mendatangi acara signing buku Takatsuki, atas informasi dari Hide. Tetapi acaranya sudah tutup. Di jalan pulang dia mulai mencium bau manusia. Lalu ia segera sadar dan langsung pulang. Sesampainya di rumah, ia melihat mata kirinya jadi berwarna hitam dengan pupil berwarna merah. Di situlah Ken melihat bayangan Rize di cermin. Ken sadar kalau dia berubah karena organ dalam Rize yang ada di dalam tubuhnya. Ia berniat untuk mengeluarkannya dengan pisau namun justru pisau itu terpental dan patah.
Ken kesulitan mengendalikan diri. Seolah-olah Rize menguasai nafsunya untuk makan daging manusia. Suatu malam Ken berjalan sendiri dan mencium aroma masakan yang sangat enak (seperti masakan ibunya). Begitu ketemu, Ken justru mendapati Kazuo, ghoul, sedang memakan buruannya. Kazuo berniat memberikan sebagian potongan daging manusia pada Ken. Sialnya, Nishiki datang menendang kepala Kazuo hingga terlepas dan mengatakan bahwa dirinya tidak suka ada yang menganggu wilayahnya.
Saat Nishiki mencoba membunuh Ken, Toka datang. Toka berkata bahwa pembagian perburuan ghoul adalah tugas Anteiku dan Nishiki tidak bisa mengambil alih begitu saja. Nishiki tidak terima dan mengatakan bahwa sebelum Rize datang ini adalah wilayahnya. Nishiki pun mulai mengeluarkan Kagune.
Mereka pun bertarung. Toka sangat cerdik dan menggunakan kagunenya untuk melukai tubuh Nishiki dengan maksud mengancam (seperti disayat tipis hingga pakaian dan kulitnya robek) Toka mengancam melukainya lebih dalam dan Nishiki pun pergi.
Toka sadar, ada Ken di sana. Ia memberikan potongan tangan manusia pada Ken. Namun, Ken ragu dan menangis. Toka ingat bahwa Ken adalah orang yang pulang bersama Rize di malam itu dan matanya cuma merah sebelah.
Ken mengalami konflik dalam dirinya. Ia bilang bahwa dirinya adalahe manusia tetapi hasratnya tak tertahankan untuk memakan manusia. Jika menerima potongan tangan itu maka ia bukan manusia lagi. Ia minta tolong ke Toka. Toka bilang “makan saja kalau begitu!” Tetapi Ken menangis lebih keras dan berteriak “TIDAAAAAAAAK!!”. Toka pun memaksa memasukkan potongan daging manusia ke mulut Ken.

Bloopers

Yoshida Kazuo menceritakan tentang pekerjaannya dan malam ketika ia berburu lalu meninggal karena kepalanya ditendang lepas oleh Nishiki saat sedang makan dan bertemu Ken yang terkejut melihatnya.