Dimungkini

Mungkin hanya imaji
Mungkin tidak abadi

Tapi, selalu ada konsekuensi
Atas pertunjukkan diri

Akankah disudahi
Atau masih akan tetap berlariSemua habis terjadi
Dapatkah benar terobati

Lama ku menyanyi
Sakit tak kunjung pergi

Sepertinya harus ku sudahi
Karena ternyata aku menyulut api

Saya? Patah hati  

Superman

27.8.15

sebuah portal terbuka
tepat saat kubuka mata

samar-samar sesuatu bersinar
wajahku seketika hangat

sesuatu berjalan ke arahku
bergerak ke luar portal
merasuk dalam jiwaku
dan aku menjadi kuat

Akulah: Superman!

Mati

Tahukah kamu, di saat aku mulai sibuk dengan memikirkan tugas-tugas duniawiku yang tak kunjung habis dan selesai, dan aku mulai pusing dibuatnya, justru aku menambah masalah baru dalam hidupku.

Aku mulai kehilangan arah, aku kehilangan tujuan hidupku yang selama ini kugaungkan dengan bangga.

Aku merasa kesepian di tengah hiruk pikuk orang-orang yang bahagia dengan kehidupannya.

Aku menyesali semua hal yang pernah kuucapkan, semua hal yang pernah kuperjuangkan, semua hal yang pernah kutiggalkan, semua orang yang pernah kukenal! Aku menyesal karena mengetahui kenyataan bahwa aku hanya menjadi beban bagi mereka. Aku menyesal karena aku telah menodai tubuh dan jiwa yang dulunya suci ini.

Aku terlalu banyak bicara. Membicarakan hal-hal yang sebenarnya tak kuketahui. Aku pura-pura memahami. Aku pura-pura menjadi seorang teladan dan bisa melakukan segalanya. Tapi apa?

Aku hanya seonggok tulang belulang yang berdiri dengan sombong!!

Akankah Zat Yang Maha Segala itu mendengarkanku? Adakah Dia sudi untuk memandangku? Mungkin Dia pun enggan mematikanku. Mungkin aku tak punya tempat yang pantas.
Mungkinkah Dia masih memberikanku kesempatan lagi? Kesempatan-kesempatan yang lalu telah kusiakan dan kubuang percuma. Aku telah salah memahami…. Aku telah jatuh, bahkan hilang dari dunia.

Ataukah ini hanya sebuah hiperbola? Karena aku terlalu naif? Apakah semua ini?

Adakah dua orang yang kusebut orang tua itu mengetahui bahwa aku hanyalah noda? Akankah mereka membuangku ketika mengetahuinya?

Apa yang harus kulakukan? Sepertinya aku pun tak kuat menahan diri sendiri. Seorang munafik yang selalu memikirkan hal-hal tidak baik! Seseorang yang selalu berkhayal dan mempercayai sesuatu begitu saja! Seseorang yang tak pernah berhasil sekalipun ketika mendapat sebuah tugas.

Semoga saja Tuhan masih membimbingku, jiwa yang hampir mati ini